Dan kepunyaanNya lah bahtera-bahtera yang tinggi layarnya di lautan laksana gunung-gunung. Syair Imam Syafi'i : "Ilmuku selalu bersamaku kemana aku pergi, kalbuku yang telah menjadi gudangnya bukan lagi peti2 bila aku berada di rumah ilmuku pun bersamaku pula di rumah, dan bila aku di pasar ilmuku pun berada di pasar "
" Bacalah dengan (menyebut) nama Tuhanmu Yang menciptakan, Dia telah menciptakan manusia dari segumpal darah, Bacalah, dan Tuhanmulah Yang Maha Pemurah, Yang mengajar (manusia) dengan perantaran kalam, Dia mengajar kepada manusia apa yang tidak diketahuinya "QS:Al 'Alaq :96 (ayat 1-5) Dengan memberi perhatian kau berpeluang memperoleh lebih dari sebuah perhatian, dgn sabar kau akan mendapatkan lebih dari apa yg kamu harapkan, :)...

Other Link

Tampilkan postingan dengan label Kapita Selekta. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kapita Selekta. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 07 Mei 2011

KAPITA SELEKTA 5 Mei 2011

hoi kawan2 yg masih setia buat mampir di blog ni dengan tujuan searching "laporan kapsel". Sekedar informasi bahwa laporan kapsel kamis,5Mei2011 adalah laporan kapsel terakhir. Dengan sangat berat hati gw kagak bisa menyumbang laporan selengkap edisi kapsel minggu2 sebelumnya. Dikarenakan pembahasan cenderung global dan slide yg muncul terkesan so expert, gw keteteran buat menyerap informasinya. Jadi ni gw nulis laporan kapsel sekedar apa adanya yg penting masih nyambung ma tu judul, bagi agan2 yg mau ngikut an,... monggo dikersaaken...:-) ,.. sampai jumpa lagi kawan,.. semoga agan2 mampir ke blog ni tidak cuman buat searching "laporan kapsel", ckckc... maksih atas kunjungannya,.. sayonara.......sampai jumpa kembali

jales viva jaya mahe

KAPITA SELEKTA
Peran Engineering Dalam Industri Gas

(pembicara: Vp engineering and project , Daniel S Purba)


Jumat, 22 April 2011

KAPITA SELEKTA 21 April 2011

assalamualaikum wr, wb
bagi kawan2 yang kemarin g sempet masuk KAPSEL karena ada halangan yang tak bisa ditinggalkan, bagi yang titip absen dan bagi kawan2 sekalian yg kebingungan mau ngerjain laporan kapsel tp g punya catetan karena terlalu serius mendengarkan pembicara yg tampil dengan sangat memukau atau berbagai macam kesibukan lainya yg tidak bisa diungkapkan dengan kata2........ ini persembahan khusus buat kawan2 sekalian sebagai referensi singkat mengenai pembahasan Kapsel tempo hari... semoga anda berkenan dan saya juga berkenan harap para pembaca tidak sewenang wenang copas dari jiri payah saya dan maksud baik saya. sekian wassalamualikum wr, wb.

nb: ini hanya referensi semata, bila ada kekurangan mohon ditambah,

nb: dilarang keras tidak meninggalkan Komentar , smg berkenan

KAPITA SELEKTA
Brief On Lubricant, lubrication and its bussiness in Indonesia
oleh, Adi Tjahjono



Lubricant/pelumas merupakan salah satu penunjang utama pada perfoma kerja suatu mesin . Pemberian pelumas yang baik pada mesin dapat mencegah terjadinya friksi atau keausan, mencegah korosi, membantu perpindahan panas dan memperpanjang usia pakai mesin. Formula untuk pelumas adalah campuran antara base oil dan aditif. Penambahan aditif sendiri berfungsi agar dapat memodifikasi dan memperbaiki sifat dasar alamiahnya seperti stabilitas terhadap viskositas, suhu, dan daya tahan korosinya. Sebagaimana dengan kemajuan teknologi mesin yang semakin canggih mendorong peran proses pembuatan pelumas harus sesuai pada mesin tertentu.

Pelumas yang paling banyak digunakan saat ini adalah jenis pelumas konvensional berbahan minyak mineral(mineral oil) disamping jenis lain yang lebih unggul yaitu pelumas berbahan minyak sintetis (oil synthetic). Perbedaan diantara keduanya adalah jika pada jenis mineral oil bahan dasarnya adalah minyak bumi dengan campuran aditif, sedangkan pada jenis oil syntethic berbahan dasar seperti diester, fosfat ester, ester silikat, dll.  

Jumat, 08 April 2011

Pemetaan SDM IPTEK Industri Besar

kapita selekta
7 April 2011
"Pemetaan SDM IPTEK Industri Besar" oleh Kementrian Riset dan Teknologi RI : Adriano Rusfi

Lulusan sarjana teknik dari berbagai perguruan tinggi besar nasional menunjukkan kualitas yang  sangat mengecewakan, begitu ungkap Adriano Rusfi di awal presentasi pada seminar Kapsel pekan lalu. Lulusan kita hanya mampu beradaptasi terhadap teknologi maju dari negara lain, tak mampu mandiri menggunakan ilmu keteknikannya untuk mengembangkan teknologi baru atau sekedar men duplikasi atau alih teknolgi yang sudah ada. Para Insyinyur kita hanya bisa jadi "juru masak" belum mampu menjadi koki.

Fakta yang ada di Industri nasional justru menunjukkan peran SDM kita yang lebih berorientasi pada teknologi Inovasi. Sehingga menghasilkan produk yang mempunyai nilai jual sesaat dan manfaat yang tidak besar bagi konsumen.

SDM kita hanya dipandang sebagai "pekerja kreatif" bukan SDM IPTEK karena tak ada fungsi penelitian dan rekayasa. Dimana mereka lebih sering melakukan inovasi teknologi ketimbang melakukan penelitian di laboratorium. Sehingga yang ada adalah menjadikan SDM kita hanya menjadi sebagai tenaga mahir bukan Pakar.

Yang mengherankan justru kenapa SDM kita mampu berinovasi tetapi tak mampu untuk menciptakan. Padahal jika dilihat dari urutan keilmuan adalah kemampuan Berinovasi dan kreatif jauh diatas dari kemampuan untuk menciptakan. Makna dari inovasi dan kreatif disini adalah semisal honda mampu membuat motor, maka kita hanya mampu memodifikasi motor dengan beberapa embel2 accessories. Accessories disini hanya bertujuan agar lebih kuat, tahan lama, pemasaran lebih mudah dan beberapa keuntungan sesaat lainya. Sehingga ketergantungan terhadap teknologi luar akan terus terjadi selama SDM kita masih belum bisa mandiri dengan kemampuan alih teknologi/duplikasi.

Jika ditelusuri penyebab rendahnya kualitas lulusan IPTEK kita maka salah satunya adalah karena pendidikan yang tidak serius,tidak bermutu dan tidak sabar. Kurikulum pendidikan yang membentuk cara belajar yang tidak efektif, masa jenjang pendidikan yang terlampau lama, biaya pendidikan yang tinggi merupakan beberapa faktor penyebab buruknya kualitas lulusan.

Selain itu kurang terjalinnya hubungan kerjasama antara lembaga pendidikan menyebabkan susahnya akses ke dunia akademik untuk melakukan kerjasama dalam penelitian dan juga tidak adanya "center of excellence" tetapi justru yang banyak R & D. Sehingga produktifitas dalam penelitian dan paten sangat rendah.

Oleh karena itu perlu adanya pelurusan paradigma SDM IPTEK Industri yaitu Definisi IPTEK - Definisi SDM IPTEK - SDM IPTEK Industri sebagai aset bangsa. Karena yang menjadi kendala saat ini adalah tidak paham definisi dan fungsi IPTEK, tak menguasai dasar science, mengabaikan soft competence, tak disiplin dalam berilmu, tak bisa alih teknolgi.